


Kolonodale, 7 Agustus 2026 — SMK Negeri 1 Petasia kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter peserta didik yang sehat dan berintegritas melalui pelaksanaan kegiatan penguatan edukasi anti narkoba. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Morowali Utara dan diikuti oleh seluruh peserta didik kelas X, XI, dan XII pada Jumat (7/8/2026), usai kegiatan senam pagi di lapangan sekolah.
Dalam kegiatan tersebut, tim dari BNN Kabupaten Morowali Utara hadir sebagai narasumber dan memberikan berbagai informasi penting terkait bahaya penyalahgunaan narkoba, dampak negatifnya terhadap kesehatan dan masa depan generasi muda, serta upaya pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif sehingga mampu menarik perhatian siswa. Selain pemaparan materi, tim BNN juga mengajak siswa untuk berpartisipasi melalui sesi tanya jawab yang disertai pemberian hadiah bagi peserta yang aktif. Suasana kegiatan berlangsung tertib, serius, namun tetap menyenangkan, serta disambut dengan antusias oleh para siswa.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan SMKN 1 Petasia dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih dari narkoba dan rokok. Komitmen tersebut telah diterapkan secara konsisten sejak tahun 2010, di mana guru maupun tenaga kependidikan tidak ada yang merokok. Bahkan, setiap tamu yang berkunjung, baik tamu umum maupun tamu dinas, juga diwajibkan untuk tidak merokok selama berada di area sekolah dan tidak disediakan asbak rokok bagi tamu. Untuk memperkuat program ini, SMKN 1 Petasia terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk BNN Kabupaten Morowali Utara melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU), sehingga program pencegahan narkoba dapat dilaksanakan secara terpadu dan berkelanjutan.
Berdasarkan data pelanggaran siswa pada awal tahun pelajaran 2026/2027, dalam satu bulan terakhir tidak ditemukan adanya pelanggaran terkait rokok di kalangan siswa. Capaian ini tidak terlepas dari sinergi yang baik antara pihak sekolah dan orang tua dalam melakukan pengawasan serta pembinaan terhadap peserta didik. Sekolah juga secara aktif melakukan pendampingan bagi siswa, khususnya dalam upaya menghentikan kebiasaan merokok, melalui pembinaan yang melibatkan guru dan orang tua.
Pihak sekolah berharap dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama berperan dalam membina dan mengawasi perilaku siswa di luar lingkungan sekolah. Dengan adanya kolaborasi yang kuat antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, diharapkan generasi muda dapat terhindar dari pengaruh negatif narkoba serta tumbuh menjadi pribadi yang sehat, disiplin, dan berprestasi.






Users Today : 7
Total Users : 10384
Views Today : 9
Total views : 20760
Who's Online : 0

